Get cash from your website. Sign up as affiliate.

Friday

Tiga Naskah Melayu Kuno Ikut Meriahkan Hari Jadi Kab. Karimun

Dalam memperingati hari jadi ke 10 kabupaten Karimun , Pemerintah setempat mengadakan sebuah acara yang bertajuk Pameran Pembangunan Kabupaten Karimun. Pameran tersebut diselenggarakan di Balai kota Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, dari tanggal 11-24 Oktober 2009.

Ada sesuatu yang unik dari acara pameran tadi, yakni dengan dipamerkannya Tiga naskah kuno yang merupakan peninggalan dari nenek moyang kabupaten tersebut. Acara yang dibuka resmi oleh bupati Tanjung Balai Karimun H Nurdin Bashirun itu bertujuan untuk memperkenalkan sejarah Melayu Kepri kepada masyarakat madani. Acara ini boleh dibilang sukses, terbukti dalam proses penyelenggaraannya acara ini sangat menarik perhatian pengunjung tak terkecuali masyarakat Karimun sendiri.

Sementara itu Tiga Naskah Kuno yang dalam hal ini ditampilkan oleh stan Kantor Arsip dan Perpustakaan Karimun, adalah merupakan naskah yang berasal dari masing-masing abad yang berbeda. Namun yang jelas dari ketiga naskah tersebut merupakan asli peninggalan raja-raja Melayu yang hidup pada sekitar abad ke-17 – 19 M.
 Hal ini memberikan fakta empiris tentang massifnya rekonstruksi kultur lokal yang dalam perkembangannya kering dari kontaminasi pluralisme peradaban modern.

Sementara itu salah satu dari ketiga naskah kuno tersebut adalah Naskah yang ditulis dengan aksara Arab yang berisikan tentang kisah Isra` Mi`raj Nabi Muhammad SAW yang dikemas dalam bentuk tembang dengan bahasa Jawa kuno (pegon).

Naskah itu sendiri terbuat dari kulit kayu dan berumur lebih dari seratus tahun.

Selain naskah tersebut, dipamerkan juga naskah yang berisi tentang nasehat , kisah-kisah teladan dan kisah-kisah keagamaan. Naskah ini berusia lebih tua dari naskah yang pertama tadi yaitu 250 tahun serta terbuat dari kulit kijang, naskah ini ditulis dalam bahasa Melayu/Jawi.

Naskah ketiga adalah naskah yang berisi tentang hikayat pahlawan Melayu Hang Tuah yang berusia 50 tahun, terbuat dari kertas yang juga berbahasa Melayu/Jawi.

Naskah tentang hikayat Hang Tuah itu ditulis dalam lima versi, di antaranya berasal dari penuturan Raja Muda Perak Raja Abdul Jalil Putra Yang Maha Mulia Sri Paduka Sultan Idris yang Dipertuan Negeri Perak. (seperti dikutip oleh Antara News)

Dalam pemeliharaannya, Ketiga Naskah Kuno tadi masih kelihatan utuh dan biasanya disimpan di Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karimun.

Pedang Panglima

Selain ketiga Naskah Kuno tersebut di atas, ada satu hal lagi yang cukup menarik perhatian pengunjung, yaitu dengan dipamerkannya sebilah pedang kuno yang ukuranya kurang lebih sepanjang satu meter. Sebilah pedang kuno tersebut diperkirakan terbuat dari kuningan dan merupakan milik Panglima Raja Ali Sambang dari Penyengat, Tanjungpinang, Kepri.

Meskipun tinjauan sejarah pedang itu sendiri tidak diketahui secara pasti, namun justru itulah yang membuat pengunjung semakin penasaran akan keunikan fisik dan kronologi historis pedang kuno tersebut.

Pameran Pambangunan yang dibuka bupati Karimun H Nurdin Bashirun pada hari minggu siang kemarin itu dimeriahkan pula dengan rangkaian pentas seni, berbagai seminar serta aneka pertandingan dari beberapa jenis cabang olahraga yang diikuti oleh berbagai instansi pemerintah Kabupaten Karimun, kelompok masyarakat dan instansi swasta.

Anda penasaran…???? Silahkan kunjungi sendiri Pameran Pembangunan kab. Karimun yang diadakan di Balai kota kabupaten Karimun dari tanggal 11 – 24 Oktober 2009.

Tutorial blog dan Kumpulan Artikel lengkap serta gratis

Share/Bookmark

Bagi Anda yang Pengen Belajar Design Grafis, Silahkan Klik Link Ini: Graphickoe.Com. Ayo Atuh di Klik, Biar Tutorialnya Muncul.

silahkan baca juga:



0 comments:


Post a Comment

Untuk Berlangganan Artikel dari Blog Ini, Silahkan Masukkan E-mail Anda Di sini:

Delivered by FeedBurner

Pilih Bulan



Link Enchange


Mau Tukar Link? Copy/Paste Kode HTML Berikut ke Blog Anda


Tutorial blog dan Kumpulan Artikel Lengkap serta gratis

 

Recent Post

Recent Comment

Followers